Prototipe, Landasan Dalam Kemajuan Penellitian dan Rekayasa Ilmiah

Prototipe, Landasan Dalam Kemajuan Penellitian dan Rekayasa Ilmiah

Prototipe, Landasan Dalam Kemajuan Penellitian dan Rekayasa Ilmiah – Anda tentunya pernah mendengar kisah tentang mobil yang bisa ngomong di televisi dalam serial Knight Rider. Atau helikopter tempur yang bisa melaju melebihi kecepatan suara, setara dengan pesawat tempur generasi ketiga seperti F18, Mig 24, dalam serial Airwolf. Mobil yang bisa ngomong, dan helikopter dengan mesin jet itu sejatinya merupakan prototipe, dibentuk dan dikembangkan demi tujuan diperbanyak secara massal. Namun, namanya juga film, mereka berakhir menjadi alat tunggal yang tidak ada lagi produk sejenis dibuat selain mereka.

Padahal, yang namanya pengembangan produk dalam penelitian dan rekayasa ilmiah teknik biasanya merupakan proses berulang. Dengan kata lain, tidak mungkin untuk mengetahui dengan tepat seberapa baik suatu produk akan berfungsi bahkan ketika rencana desain terperinci disusun. Bahkan ada produk yang dirancang dengan baik malah tidak sempurna, dan memiliki titik lemah.

Hal inilah yang menjadi dasar diciptakannya prototipe, atau model kerja. Prototipe ini diciptakan khusus untuk “jadi bonyok” cut loose, atau expendable demi menguji ide-ide dasar yang mendekatkan diri pada model dengan hasil paling sempurna. Prototipe juga biasanya mengandung paradox, paling dinantikan, namun juga pada akhirnya paling tidak dianggap oleh pengguna akhir, kecuali oleh ilmuwan yang membuatnya ada.

Konsep prototipe berawal sejak era industri. Pada awal tahun 1600-an, orang mengacu pada bentuk pertama dan awal dari segala jenis mesin buatan manusia, sebagai “prototipe,” dan memiliki rasa “prototipe” sebagai standar perbandingan yang dikembangkan di masa tersebut. Istilah ini berasal dari bahasa Yunani, protos yang berarti “pertama” dengan kata typo, yang berarti “kesan.” Pada 1600-an, “prototipe” sering secara harfiah di artikan sebagai kesan pertama terhadap material yang telah dibentuk sesuai gambar rekayasa.

Prototipe dibentuk tidak dimaksudkan untuk dijual kepada pelanggan atau diproduksi secara massal sebagai produk akhir. Sebaliknya, mereka dibentuk untuk memberi para insinyur suatu peta akan gagasan yang lebih baik, tentang komponen atau material mana dari model yang telah ada yang perlu ditambahkan, agar mampu meningkatkan sang prototipe menjadi desain yang massal, aman, fungsional, dan mudah dilipatgandakan dalam suatu rantai produksi yang paling murah, semurah-murahnya.

Setelah serangkaian pengujian prototipe secara sistematis, para insinyur berupaya mendesain ulang produk berdasarkan informasi yang dikumpulkan selama pengujian. Mereka akan menyesuaikan perhitungan dan sedikit berikan sentuhan kecil, men-tweak atau mengubah beberapa komponen yang lebih lemah dari desain yang ada.

Tapi ada juga konsep produk yang tidak perlu melakukan pembaruan yang menunjukkan keunggulan produk prototype dari konsep genial. Misalnya, perusahaan mungkin ingin membuat ponsel yang lebih menjual dari yang ada di pasaran. Insinyur dan konsultan lalu akan membuat suatu prototype dari produk yang paling laku, lantas melakukan tweak/perubahan dari sisi remeh temeh, entah lekukannya yang berkesan seksi, eksotis, serta alasan yang tidak terkait keunggulan internal, melainkan hanya dikomodifikasi saja.

Tidak ada aturan untuk berapa banyak prototipe harus dikembangkan sebelum produk akhir siap; jumlahnya tergantung pada faktor-faktor seperti seberapa baru atau novel teknologi itu sendiri, apakah ada kemungkinan teknologinya cepat usang karena kecepatan penelitian dari produk pesaing? Dan apakah produk tersebut dapat menimbulkan risiko keselamatan atau lingkungan saat digunakan?

Setelah prototipe yang sukses telah dikembangkan, sebuah perusahaan judi online dapat menggunakannya sebagai produk dalam jangka terbatas untuk menguji respons pasar terhadap produk sebelum memasarkannya dalam skala besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!